Monday, July 6, 2015

Less Complaining, Be Happier




Pernahkah dengar atau membaca curhatan teman yang selalu mengeluh?
PASTI PERNAH!

Jengkel gak sih kalau teman kita itu selalu mengeluh ke kita?
Ada saatnya sih jengkel, tapi namanya juga teman, pasti akan kita maklumin.

Apa yang ada dalam pikiran kita kalau ada orang yang selalu mengeluh?
Pathethic? loser? atau tidak pandai bersyukur ?

Tapi pernahkah kita mengeluh pada orang lain?
PASTI PERNAH! Setidaknya sekali dalam seumur hidup.

Kalau begitu apa bedanya 'curhatan' dan 'keluhan' ? HAMPIR SAMA.
Yang berbeda mungkin nilai rasa dan kandungan rasa yang ada di dalamnya.
Curhatan: Bisa jadi sesuatu (berita, hal, kabar, cerita, dll) yang bersifat positif dan ingin membagikan kabar bahagia itu pada orang terdekat.

Keluhan: Biasanya sesuatu yang sifatnya negatif  yang ingin dia ceritakan pada orang terdekat. Contoh: Selalu merasa ada yang kurang dalam hidupnya.

Apakah orang yang selalu mengeluh bisa bahagia? BISA! Kalau mereka mau.

Kalau kalian termasuk orang yang masih suka mengeluh hingga saat ini, coba deh liat sebuah iklan di televisi dalam rangka menyambut bulan ramadhan dan Idul Fitri.
Iklan sederhana yang melihat apa arti kebahagiaan (Lebaran) dalam hidup mereka.

Ada yang menganggap kebahagiaan (Lebaran) adalah saat memiliki sebuah sajadah baru untuk beribadah; Ada pula yang mengganggap kebahagiaan saat bisa memiliki mukena baru; Seorang gadis cilik menganggap kebahagiaan adalah saat bisa makan ketupat di hari raya; seorang bapak bahagia saat bisa memberi makan untuk anak dan istrinya.

SESEDERHANA ITU!
Setiap orang memang memiliki patokan yang berbeda terhadap sebuah kebahagiaan, setiap orang pun memiliki cara yang berbeda untuk bahagia, tapi mereka memiliki keputusan yang sama: UNTUK BAHAGIA!

Ingatlah bahwa sekekurangan apapun dirimu, akan selalu ada orang yang tidak lebih beruntung daripada kita. Akan selalu ada orang yang lebih kekurangan dan mereka TETAP BISA TERSENYUM!

Stop complaining, be happier!
Love yourself, live your life, love your life!

Friday, June 5, 2015

Bintang Malam

Seorang pria kesepian menatap sendu langit dan berharap melihat sesuatu yang telah lama dia nantikan. Mencari ke kanan, kiri, dan berputar beberapa kali.
“Tidakkah kau datang malam ini?” Dia tidak berhenti berusaha dan tetap mencari.
                Dia tidak ingat kapan pertama kali mereka bertemu yang dia ingat hanya sosok yang sama yang selalu ada di hati, pikiran, dan doanya setiap saat. Dalam setiap doanya, dia selalu membuat doa yang sederhana, “Tuhan, biarkan aku melihatnya setiap hari.”
                Setelah beberapa jam berlalu, akhirnya dia melihat sosok itu. Sosok yang di matanya selalu penuh dengan kesempurnaan. “Hei Bintang. Aku telah menunggumu. Aku ingin menceritakan banyak hal padamu. Aku ingin melepaskan semua kerinduan yang kurasa.”
                Sang Bintang hanya terdiam.
                Si pria tetap bercerita padanya tanpa menyadari di samping kanan dan kirinya orang-orang memandangnya dengan tatapan mata aneh.
                Si  pria bukannya tidak menyadari pandangan yang mereka berikan. Namun, dia tidak peduli. Bisa berbicara dan menatap bintang pujaannya adalah hal yang paling dia inginkan. Toh, dia sering dianggap sebagai orang yang telah bertukar akal.
                “Hei, bintang mengapa kau selalu muncul dalam setiap mimpiku? Apakah kau memimpikanku juga?”
                Sang Bintang tetap terdiam. Dia terlalu sibuk untuk melihat si pria dan memilih mengalihkan pandangannya pada bintang-bintang lain yang ada di dekatnya.
                “Mengapa kau begitu indah, bintang?”
                Si pria menyadari sang bintang sedang menatap bintang lain, tapi dia terus mengucapkan kata-kata yang selama ini dia simpan jauh di lubuk hatinya.

Aku memang hanya manusia biasa. Kau terlalu indah bagiku. Kau terlalu jauh bagiku. Kau selalu bersinar dan terlalu sempurna. Aku hanya seorang pria yang dipenuhi kekurangan. Kau hanya peduli pada bintang lain yang ada di sekitarmu, sedangkan aku di bumi menatapmu penuh dengan harap yang tak kunjung nyata. Aku akan terus melihatmu dari kejauhan, memujamu dari kejauhan, dan mencintaimu dari kejauhan.


                Ingatlah Bintang Malam, kau selalu sempurna.

Saturday, May 30, 2015

SUPER SMART STUDENTS





Tidak dapat dipungkiri kalau nilai (baik nilai ujian maupun rapor) akan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan siswa dalam memahami pelajaran yang telah didapat. Namun, ada kalanya para siswa membutuhkan waktu tambahan untuk mengulang kembali pelajaran sekolah.

Salah satu caranya adalah dengan mendaftarkan diri di bimbingan belajar(bimbel) pilihan. Sangat banyak bimbel yang hadir mewarnai dunia bisnis tanah air. Namun, tidak sedikit juga yang menawarkan dengan harga fantastis (hingga PULUHAN JUTA rupiah), kalaupun ada bimbel dengan harga murah, jumlah siswa setiap kelasnya bahkan ada yang lebih dari 20 siswa.




Siapa bilang mau belajar di bimbel itu  mahal?

Kalau sudah seperti itu, masih adakah bimbingan belajar yang memihak pada keluarga menengah ke bawah? Bukankah mereka juga berhak mendapat fasilitas yang lebih baik meski dengan biaya yang lebih terjangkau?

Berdasarkan pemikiran itu, Bimbingan Belajar Super Smart Students (3S) hadir sebagai pilihan belajar kalian.

Kami memilih konsep rumah (BUKAN ruko) atau tempat yang terlihat mewah lainnya karena kami percaya bahwa RUMAH adalah tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk belajar.Bukan tempat yang membuat mereka justru merasa "diwajibkan" untuk belajar.

Keunggulan 3S:
1. Harga TERJANGKAU tapi bukan murahan;
2. Jumlah siswa setiap kelas dibatasi: hanya 10 siswa per kelas;
3. Harga bimbingan belajar bisa dicicil selama 4 kali;
4. Progam-program menarik lainnya yang bisa diikuti.
5. Sudah berdiri sejak tahun 2011 dan berhasil mengantarkan para peserta didik  lulus di Perguruan Tinggi Negeri ternama di Indonesia.
6. Beberapa siswa 3S adalah siswa olimpiade.
7. Lokasi strategis.


Bimbel 3S membuka kelas dari kelas 4 SD hingga alumni.

Lokasi: Jalan Nyi Mas Melati No. 26 Tangerang 
             (Depan KPU Kota Tangerang dan Kecamatan Tangerang)
Telp: 021 55732083

Dapatlan diskon menarik di bulan ini!


Ayo, bergabunglah menjadi siswa berprestasi 3S.
BE SUPER, BE SMART

Friday, January 23, 2015

SUPER SMART STUDENTS (3S)

Selain rajin mengikuti dan mendapat undangan ke beberapa acara fashion, salah satu pekerjaan saya yang lain adalah sebagai pengajar. Yups, I have 2 side of life: as a tutor and as a fashion blogger (fashion lover).

Super Smart Students( 3S) adalah sebuah lembaga bimbingan belajar yang saya dan teman-teman saya dirikan sejak tahun 2011. Sulit memilih antara dua hal yang saya sukai: mengajar dan menikmati fashion dan seni sebagai seorang blogger.

Bimbingan Belajar Super Smart Students (3S)


Di sinilah rumah kami (kami bahkan sering lupa kalau ini adalah tempat kami bekerja). Memang mungkin terlihat mungil dan sederhana tidak seperti tempat bimbingan belajar lain yang terlihat lebih mewah, tapi seperti apa yang Alm. Bob Sadino bilang, "Sekecil apapun usaha yang Anda punya, Anda adalah bosnya." Jadi, sebagai pebisnis pemula, kami sangat bersyukur dengan usaha yang kami miliki ini sambil terus berusaha mengembangkannya.


Rumah adalah tempat teraman dan nyaman yang kita miliki (apapun keadaannya). Konsep itulah yang saya dan teman-teman tawarkan kepada para siswa. Dengan konsep rumah, kami berharap para siswa bisa merasakan nuansa aman dan nyaman seperti di rumah sendiri sehingga mereka bisa belajar, konsultasi, tes, dan mendapat motivasi di sini.

























Di tempat ini pula kami berbagi keceriaan, kegembiraan, cerita, tawa...
Tempat mungil dengan cerita besar..


Ayo, teman-teman, adik-adik, dan para alumni yang mau ikut bimbingan belajar dengan biaya murah dan ruangan kelas yang tidak terlalu ramai (kami hanya menyediakan kelas kecil agar siswa semakin fokus belajar) dan ingin mendapat nilai-nilai yang bagus...
Ayo gabung bersama kami, bimbingan belajar Super Smart Students (3S).
Jalan Nyi Mas Melati No. 26 Tangerang
Telp. (021) 55732083
Twitter: @bimbel_3s

Come and join us and be the Super Smart Students!




Thursday, January 15, 2015

PRIVET MAGAZINE

What is the best way to celebrate your  of friendship?
Have some dinner? get drunk? singing together? go to the movies? stay up all night?

That quite very usual..
This is what me and my friends choose to celebrate our 10 years of togetherness.


Privet Magazine


We choose to made a website called Privet Magazine.
Privet Magazine is not like any other website.
We share some great and interesting infos about Slavia: economy, military, human interest, recomendation, fashion, lifestyle, etc.


Privet Magazine


Wanna know more about Slavia?
Just check our website : www.privetmagz.com
or follow our twitter: @privetmagz
and our facebook: Privet Magazine



Sunday, January 4, 2015

“Exi(s)t #3: Here, Together”

“Art is not what you see, but what you make others see.” ― Edgar Degas

Everybody has their own reason to do something or to go somewhere.
But how many reason do we need to do that?

Just take a look at this amazing poster and maybe you can count how many reasons...
instagram: @dialogue_arts
*description based on photo*:
Back in its third edition, the “Exi(s)t” programme is an opportunity for emerging Jakarta-based artists to participate in a series of workshops and an exhibition with a specific curatorial theme. This time, the participating artists are Aditya Pratama Putra, Nastasha Abigail, Monica Hapsari, Ryan Salim, Rio Surya Prasetia, Ivan Christanto dan Edita Atmaja. “Exi(s)t #3: Here, Together” aims to unpack the complex network of understandings about the spaces and places we inhabit together, by inviting the artists to create works in response to the question of how our surrounding environment shapes our sense of identity. 

I''ve count my own reasons:
1. I wanna see Rio Surya Prasetia photography and object instalation
2. I wanna see Ivan Christianto miror variable demension
3. The stairs.. *of course you can't go to dia.lo.gue before taking a picture at the most sought after strairs in J-town.

I think that 3 main reasons (at first) is quite enough to see this exhibition.

So I walked in the dia.lo.gue from the back door and this is the first instalation that "say hi " to me:
1. Rio Surya Prasetia photography and object instalation.

As you can see this is a sneak peak of a family room.
His family room. A room with full of culture and believes.
But the first photo from left is my fave part: where he take a photo, zoom in a particular part, and combine it with another photos.






2. Aditya Pratama - "Tanah Tindih"
Once you look at this instalation, you'll definietly fall in love with the details!
Amazing!





3. Edita Atmaja - "Toko Bunga 'Anggrek'"
Most women loves flowers, but the real flowers is to boring. So you can see the Edita Atmaja's 'flowers. With the illustration, she reproduce the flower that we can arrange.
You can not find flowers like this. Amazing!




6. Natasha Abigail- "Intervensi"
Beside  Edita Atmaja, you'll see Natasha Abigail's "Intervensi".
She used a video to intervene some photos to break the boundaries.

7. Ryan Salim -Pecahan Memori (Scattered Memories) and Monica Hapsari - The end is the beginning is not the end is the beginning is not the end.

Across the Edita and Natasha's instalation you'll find a dark room just take a few step and you'll find the light from Ryan Salim -Pecahan Memori (Scattered Memories) and Monica Hapsari - The end is the beginning is not the end is the beginning is not the end.

8.Ivan Christianto
Not like other instalations, Ivan Christianto "Beranda" is the only outdoor instalation in this exhibition and because the heavy rain, I can not see this great instalation. It cover with the plastic to cover it from the pouring rain.

I can't help myself but take a bow and give a standing ovation for these AMAZING artists.
Seriously, every and each one of you and your instalation is AMAZING!! *I don't know how much I said amazing in this entry*

You should come and see it with your own eyes guys!!




“Art enables us to find ourselves and lose ourselves at the same time.” ― Thomas Merton

Tags:
Aditya Pratama Putra, Nastasha Abigail, Monica Hapsari, Ryan Salim, Rio Surya Prasetia, Ivan Christanto dan Edita Atmaja, Mitha Budhyarto, Dia.lo.gue art space

Friday, December 19, 2014

When Is Someday?


www.qweddings.com



This thing cross in my mind when people said:
1. "Someday you'll know the reason."
2. "Someday you'll understand."
3. "Someday everything will make perfect sense."
4. "Someday you will be loved."
5. "Someday you'll be big."


Someday..someday..someday...
someday contain: uncertainty, the future, optimism, and hope

but the question is: When is someday?

We don't know exactly...
Sometimes people said "someday" just because they don't know when.

But, yeah...someday